Entah jauh lebih dalam perasaan ini, entah apa yang ada di benak ini tak dapat ku ungkapkan lagi seolah pikiranku menerka seakan itu terjadi,
Aku memberanikan diri untuk berbicara tentang keseriusanku padamu untuk memulai kehidupan baru.
Memang sedih hati ini ketika engkau bilang aku takkan bilang apa-apa lagi bahkan untuk menasihatimu lagi.
Mungkin memang aku telah dewasa...
Namun terlihat di matamu aku tetap seperti anak kecil yang baru engkau besarkan kemarin ibu.
Membuatku meneteskan air mata ini, membuatku tertegun tak bisa bicara lagi saat kau ungkapkan itu.
Ku rasa ini sudah niatku dan Allah datangkan seseorang yang berniat pula sama sepertiku.
Memang berat jika ku pikir semua ini akan banyak orang yang mencibir...
Tetapi Allah yang aku prioritaskan dalam niatku ini cukup DIA yang tahu apa yang ada di dalam hati ini.
Mungkin jika Allah ridho tetap aku akan berbahagia bersama nya apapun kondisi dan situasi karena ini sudah pilihan yang sayang kalau untuk disesali.
Mudah-mudahan jika allah ridho... pilihan ini akan membawa aku untuk lebih baik lagi dalam keimanan dan rasa cintaku pada-nya dan menebar keberkahan.
Menjadi contoh yang baik dan harmonis.
Semoga pilihan ini adalah yang terbaik Allah takdirkan untukku dan untuk dirinya selamanya.
Senin, 14 November 2016
Menapaki Janji Suci
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar