Sabtu, 21 November 2015

Kembali Melihat Dunia

Seperti menunggu dalam waktu dan entah kapan waktu itu akan berhenti tetapi di sela waktu yang berjalan aku tetap bersyukur Tuhan telah memberikan kehidupan yang terindah dan di kelilingi orang-orang yang sangat menyayangiku dan sesaat mengingat hari kelahiranku ini aku tahu sakitnya ibuku dan kehadiranku yang di nanti-nanti oleh keluarga besarku waktu itu mengingatkanku betapa besar cinta dan kasih mereka untukku, mungkin Tuhan menakdirkan aku dilahirkan di keluargaku ini dalam berjuta hikmah dan aku sangat-sangat mensyukurinya.
Aku ingat saat masa kecilku dulu yang sampai saat ini tak terlupakan, bagaimana ayahku memperlalukanku dengan kasih dan sayang serta ibuku yang kadang kala sering melarangku tetapi aku lihat binar cinta yang tulus untukku. Tanpa syarat apapun mereka menjagaku dengan penuh amanah. Apapun yang ku inginkan walaupun sabar menunggu itu yang selalu di ajarkan ayah padaku tetap perlahan namun pasti diusahakan olehnya.
Saat aku menangis banyak cara untuk ayah dan ibuku untuk mendiamkan tangisanku. Betapa besar rasa cinta mereka padaku itu yang takkan mengubahku untuk memberikan hal yang sama untuk mereka.
Memang terkadang egoisku menjadi-jadi, mungkin dulu karena ketidaktahuanku untuk memperlakukan mereka menjadikan komunikasi salah arah.
Tetapi hingga usiaku ini yang di janjikan Allah untuk terus berbenah diri dan menjadikan diri terbaik.
Usaha untuk membuat ibu dan orang sekitarku terus menggebu dan bermanfaat ketika ia kesusahan ataupun meminta pertolongan.
Ya rabb... Kuatkanlah hatiku dan pikiranku jadikan aku orang yang kuat dan tidak lemah. Mudahkanlah aku dalam memperlakukan orang agar mereka selalu merindukan aku. Dan menjadi panutan bagi setiap orang yang mengingatku dengan apa adanya sikap yang ku perlakukan padanya.
Keinginanku hanya ingin melihat orang lain bahagia dan aku ikut merasakan kebahagiaan itu. Dan mengajak mereka untuk sama-sama menjadi lebih baik.
Bertambahnya umur ini haruslah semakin dewasa terus menerus.
Banyak harapan yang di pinta ya rabb sehatkanlah keluargaku, berikanlah rasa kejujuran untuk setiap orang, rasa cinta kepada rabb-Nya.
Mungkin kehidupanku selama sisa umur nantinya perlahan berubah.
Tetapi aku berjuang dalam dunia ini, berjuang menaklukan diri sendiri, berjuang menuju akhirat yang tak lama kita tunggu akan datangnya waktu.
Sekali lagi rasa syukurku pada Mu ya rabb. Terima kasih dengan sisa umur yang engkau berikan 24 tahun itu tak mudah ku tempuh proses kehidupanku, mungkin ini lembaran baru yang akan datang menghampiriku dan mengajakku berpetualang kembali untuk menyelami kehidupan yang sebenar-benarnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar