Sedikit gemuruh di dada ketika ada orang yang membandingkan kehidupan dirinya lebih istimewa di banding yang lainnya
Tetapi kenapa kita harus menciut dengan perkataan yang tak hayal hanya fatamorgana yang suatu saat Allah akan ambil nikmat dari-Nya
Setiap orang memiliki kadar kehidupannya masing-masing dan menluruskan kesulitan dalam hidupnya sesuai dengan kesanggupan mereka
Sebenarnya orang yang membandingan itu hanya sekedar memberi lisan yang tak bermakna, tak menjaga dan belum paham bagaimana bersyukur dengan tidak menyombongkan apa yang sudah Allah titipkan padanya
Tetapi seringkali manusia tak sadar akan hal bahayanya lisan ketika tidak terjaga
Untuk menetralisir hujatan sehingga tak menjadi beban pikiran setidaknya kitapun yang menerima informasi tak langsung percaya dengan hal tersebut
Karena bisa jadi Allah sedang menguji kita dengan di hadapkan orang dan perangai yang seperti itu
Tetaplah pada pendirian dan keimanan kita sehingga sabar dan bersyukurlah sebagai salah satu tombak kehidupan kita untuk lebih menikmati kuasa Allah benar-benar nikmat yang tak terhingga dari seisi bumi lainnya.
(Kendalikan diri dalam sabarmu, ain/11-7-17)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar