Selasa, 12 November 2024
PUISI | MELIHAT DARI CERMIN
PUISI | ANAKKU, GURU DI HATIMU
Minggu, 14 Juli 2019
Menjaga Amanah dan Berproses Menjadi yang Terbaik
Sangat bersyukur dengan takdir yang Allah berikan padaku
disaat diri ini ingin terus berbenah diri, saat itu pula Allah hadiahkan amanah terindah yang harus dijaga
beratus orang yang tak saling mengenal harus mampu dalam waktu setahun untuk membuat pribadi masing individu menjadi manusia yang lebih baik, membuatnya menjadi berlian itu tak mudah apalagi jikalau berliannyapun jauh dari kata sempurna
hanya berharap pada Allah, semoga diri ini mampu mengemban tugas yang telah di berikan karena kepercayaan pada kita
dan sayapun bisa mengatasi dan melewati itu semua
pertimbangan tak mudah, dengan kondisi suamu dan ananda yang masih sangat butuh perhatian dan kasih sayang
semoga itu tak layak mengganggu aktivitas seperti biasanya
jauh dari kata ingin kekuasaan, ternyata Allah sudah tahu niat dalam hati ini, agar diri ini menjadi hamba yang berguna bagi insan lainnya
menolong sesama bukankah itu sifat yang di sukai Allah, selebihnya hidarkanlah dari sifat ujub, iri hati dan sombong ya rabb
tetap kokohkan hati ini, karena ini salah satu ladang dakwah untuk ummat
keinginan ini, mudah2an saya dapat memberikan edukasi dengan kesantunan dan kasih sayang terhadap siswa dan wali murid, sehingga terciptalah kondisi yang harmonis mampu menjadi penengah kekeruhan dan menjadi pribadi penyenang dan penyabar dalam mengambil tindakan
semoga diri ini di hindarkan dari hal2 yang mempermalukan diri sendiri, menjadi diri sendiri dan tetap mengutamakan kepentingan bersama
(1:12, merelaxsasi diri)
Kamis, 04 April 2019
Kurikulum Daneen Khadijah Rahman
Kurikulum Daneen Khadijah Rahman
Jumat, 17 Agustus 2018
Target Yang Harus Dicapai Selama Tumbuhkembang Daneen❤
(Bismillahirrahmanirahim)
1. Mengajari Agar Dapat Bicara
2. Mengajari Agar Dapat Membaca
3. Mengajari Agar Dapat Menulis
4. Mengajari Agar Dapat Berhitung
5. Mengajari Agar Dapat Baca Iqro
6. Mengajari Agar Dapat Baca Al-Quran
7. Mengajari Agar Dapat Hafal Doa Sehari-Hari
8. Mengajari Agar Dapat Hafal Hadits-Hadits
9. Mengajari Agar Dapat Hafal Surah-Surah Pendek
10. Mengajari Agar Dapat Sholat Fardhu Dengan Baik dan Benar
11. Mengajari Agar Dapat Berdagang
12. Mengajari Agar Dapat Bersedekah
13. Mengajari Agar Dapat Mandiri
14. Mengajari Agar Dapat Berakhlak Karimah
15. Mengajari Agar Dapat Memasak
16. Mengajari Agar Dapat Mencuci
17. Mengajari Agar Dapat Beres Rumah
18. Mengajari Agar Dapat Makan Sendiri
19. Mengajari Agar Cium Tangan Orang Tua dan Mengucap Salam
20. Mengajari Agar Berteman dengan baik menghindari Permusuhan
21. Mengajari Agar Dapat Berbagi
22. Mengajari Agar Berterima Kasih
23. Mengajari Agar Menghormati
24. Mengajari Agar Patuh
25. Mengajari Agar Lemah Lembut
26. Mengajari Agar Menahan Amarah
27. Mengajari Agar Tolong Menolong
28. Mengajari Agar Dapat Menabung
29. Mengajari Agar Dapat Memberi
30. Mengajari Agar Dapat Menghargai Waktu
Sabtu, 15 Desember 2018
Fisik Bahagia Hati Menjerit Derita
Ya rabb, sungguh hamba tak kan kuat sungguh hamba lemah tanpa kekuatan mu,
cobaan ini bertahun-tahun ku lalui sangat membuatku kuat
walaupun kupastikan setiap tragedi itu terjadi banyak hati, batin terluka
rasa tak kuat ya rabb...
rasa tak kuat ya rabb...
rasa tak kuat ya rabb...
menahan bara nya api dari kesabaran pedih, dan perihnya jiwa dan raga
ya rabb...
sungguh nikmat dari kesabaran sangatlah menguras tenaga,
lelah aku di buatnya ya rabb
seperti terenyah-ennyah aku di buatnya, rasa ingin mati shaja,
takut akan terlalu banyak dosa lagi, dan lagi yang sudah di perbuat
tak ada yang dapat menolongku ya rabb...
kecuali sekenario dan keajaiban yang telah engkau gariskan kepada hambamu ini
berharap sekenario ini indah dan bahagia didunia maupun di akhirat nanti
(duka mendalam, 15/12/2018)
Jumat, 14 September 2018
Kepahitan Menelan Takdir Tak Berkesudahan
Terkadang sakit menahan sabar, tetapi Allah sudah janjikan pahala di dalam sabar
Terkadang sedih dengan takdir, yang membuat kehidupan bagaikan terombang ambing tak bernahkoda, karena tak ada panutan lagi untuk di jadikan acuan
Begitu kerasnya tamparan nasib yang menjalar kisah kehidupan ini, sebentar di beri bahagia, sebentar di beri kepahitan bergumam di lubuk hati yang dalam
Berharap hidup ini bahagia, aman dan tentram
Namun nyatanya itu semua sulit untuk di gapai
Karena lagi-lagi hidup ini untuk di uji... di uji... dan di uji...
Kadang jiwa ini berontak tak habis pikir dengan takdir, bersamaan dengan nasib yang sedikit membuat hati luka dan bergumam lara
Rasa ingin ku hempaskan piring-piring yang tersusun rapi di lemari
Tetapi sayang itu hanya sekedar luapan hampa tak berujung jalan
Terasa tersesat saat gejolak emosi meradang menganga, pada akhirnya berujung penyesalan
Tetapi saat berlangsung, hari demi hari serta waktu berlalu begitu saja tak beranjak maju, malah membebani, memberatkan hati dan pikiran
Doa-doa senantiasa di panjatkan agar kehidupan berangsur lebih baik dari sebelumnya
Namun, tetap sama bahkan lebih egois untuk sebuah rasa kasih sayang dalam kedekatan emosional
Ya rabb...
Tak henti-henti berdoa agar kehidupan ini sejatinya untuk akhirat sama-sama mengingatkan bukan untuk menyakiti hati dan membebankan pikiran
Selaraslah hidup ini, lagi lagi aku akan menunggu hikmah namun saat proses itu terjadi terkadang akupun tak sadarkan diri dengan tingkah ini yang garang bak macan hutan menerkam mangsa
Ini luapan kegetiran hati yang belum bisa menerima kenyataan
Tentang kenyamanan hati.
-ainunsalimah-
Sabtu, 11 Agustus 2018
Dalam Kehampaan Bergelimang Dosa (Dirumahku)
Makin tak jelas arah kehidupan ini, semakin keliatan tak bahagia ketika kebahagiaan itu jelas ada
Pikiran yang di kendalikan amarah
Hati yang tak saling mencinta
Penyebab pembenci selalu berkoar-koar menyulut api
Mendendam dalam jiwa
Mengungkit-ungkit problema
Sehingga kelihatan kacau balau
Mencoba mendekat dengan sang ilahi
Malah lebih dekat dan semakin dekat
Tetapi malah hal terburuk itu hadir dan menginjak-injak otak ini
Semakin gila di buatnya
Semakin lelah hati ingin menyerah
Menyerah dengan kehidupan
Sempat depresi
Bagaimana kekacawan ini bisa terjadi di dalam kehidupan
Terdekatku
Berat sekali ya rabb
Ujian ini semakin berat di lalui ketika aku berada di dalam rumah
Seolah kau cabik isi otakku sehingga aku kalap dalam bertindak
Kenapa?
Kau pertahankan ujian ini ya rabb melekat kepadaku
Semakin kuat aku bersabar, menahan perih tak terima dengan kekecewaan kehidupan ini
Semakin kau buat aku kuat, terlihat kuat di mata orang lain yang memandangku
Seolah hidupku bahagia, senang dan bermartabat
Padahal dalam hatiku hancur, luka ini terus menganga karena hari-hariku penuh dengan rasa kekecewaan ketika aku berada di dalam rumah
Ketika berhadapan dengan orang lain
Hatiku dapat belajar dan menyimak kebahagiaan dan penderitaan orang lain
Tetapi aku sendiri tak dapat mengendalikan kehidupanku di dalam rumahku
Serasa benci kenapa Allah takdirkan keadaan yang memaksa untuk aku bersabar lebih hebat lagi
Selagi hidupku di dalam rumahku sendiri aku tetap merasakan kekecewaan atas takdir yang takkan mungkin hilang sampai mati
Sehingga dosa-dosaku ini terus mengalir karena ketidaksabaranku menghadapi isi-isi dalam rumahku
-ainunsalimah-