Tampilkan postingan dengan label #Salimah #dramakehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Salimah #dramakehidupan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2018

Dalam Kehampaan Bergelimang Dosa (Dirumahku)

Makin tak jelas arah kehidupan ini, semakin keliatan tak bahagia ketika kebahagiaan itu jelas ada

Pikiran yang di kendalikan amarah
Hati yang tak saling mencinta

Penyebab pembenci selalu berkoar-koar menyulut api
Mendendam dalam jiwa
Mengungkit-ungkit problema
Sehingga kelihatan kacau balau

Mencoba mendekat dengan sang ilahi
Malah lebih dekat dan semakin dekat
Tetapi malah hal terburuk itu hadir dan menginjak-injak otak ini
Semakin gila di buatnya

Semakin lelah hati ingin menyerah
Menyerah dengan kehidupan
Sempat depresi
Bagaimana kekacawan ini bisa terjadi di dalam kehidupan
Terdekatku

Berat sekali ya rabb
Ujian ini semakin berat di lalui ketika aku berada di dalam rumah
Seolah kau cabik isi otakku sehingga aku kalap dalam bertindak

Kenapa?
Kau pertahankan ujian ini ya rabb melekat kepadaku
Semakin kuat aku bersabar, menahan perih tak terima dengan kekecewaan kehidupan ini

Semakin kau buat aku kuat, terlihat kuat di mata orang lain yang memandangku
Seolah hidupku bahagia, senang dan bermartabat

Padahal dalam hatiku hancur, luka ini terus menganga karena hari-hariku penuh dengan rasa kekecewaan ketika aku berada di dalam rumah

Ketika berhadapan dengan orang lain
Hatiku dapat belajar dan menyimak kebahagiaan dan penderitaan orang lain

Tetapi aku sendiri tak dapat mengendalikan kehidupanku di dalam rumahku

Serasa benci kenapa Allah takdirkan keadaan yang memaksa untuk aku bersabar lebih hebat lagi

Selagi hidupku di dalam rumahku sendiri aku tetap merasakan kekecewaan atas takdir yang takkan mungkin hilang sampai mati

Sehingga dosa-dosaku ini terus mengalir karena ketidaksabaranku menghadapi isi-isi dalam rumahku

-ainunsalimah-

Sabtu, 21 Juli 2018

Proses Panjang dalam Problematika Kehidupan

Tiap manusia di beri Allah ujian-ujian
Ujian yang menguatkan ataupun melemahkan

Bagi mereka yang tak sabar akan ujian itu ia akan berontak dan anarkis terhadap pengingkaran janji Allah

Padahal pahala ujian kesabaran sangatlah besar

Tetapi ketidaksabaran dalam menyikapi hidup itulah yang justru mendatangkan permasalahan baru dalam kehidupan

Itu yang menjadikan hidup tidak sehat akibat pikiran negatif yang terus masuk mempengaruhi pemikiran kita

Ada yang di benci, di hina, di kucilkan dan di pandang rendah oleh sebagian orang yang tak punya nurani

Ada juga ujian bagi mereka yang tamak, haus akan pujian, riya, sombong dan angkuh

Itu lumrah dalam hati manusia
Kecuali hati orang-orang yang senantiasa tawakal kepada Allah

Memandang hal yang seperti itu berharap dunia hanya tempat persinggahan dan hanya sementara

Sifat-sifat tercela bukan lah solusi untuk manusia menjadi manusia yang bermartabat dan bersyafaat di yaumil kelak

Tetapi sifat qonaah dan rendah hatilah yang mampu membawa keharmonisan dalam mencari ridho Allah dan senantiasa dekat dengan Allah

Manusia memang harus mengalah dalam segi emosi khususnya kesabaran karena diposisi itu manusia dapat mengambil hikmah dan meneladani kisah yang tertuang dalam permasalahan dalam hidupnya

Sebagaimana pahala dari ujian kesabaran sangatlah besar

Maka dari itu haruslah benar-benar menelan pahit dari buah manisnya kesabaran
Perumpamaan inilah yang terus di tekankan tiap kali menghadapi problematika dalam kehidupan

-ainunsalimah

Rabu, 13 Juni 2018

Gejolak Pesan Cinta

Makin hari entah bagaimana Tuhan hadirkan ujian hidup untuk ummatnya

Setelah menyelami lebih dalam rasa untuk tetap berdiri kokoh perlahan-lahan mulai lelah dan terpincang-pincang menapakinya

Seolah sulit menyatukan argumentasi dalam beberapa sisi semua terlihat jelek dan tak sepaham

Kekecewaan serta lontaran kasar terlempar bak sampah yang tertiup anging dan sengaja di lemparkan ke wajah

Semakin rumit kekuatan sabar senantiasa diazam kan
Kekuatan syukur tak henti-henti terucap dan terlaksana

Berharap kehidupan kedepannya lebih baik
Tetapi ekspetasi berbeda dengan realita
Kesalahpahaman senantiasa menyelimuti entah bagaimana masalahnya

Yang aku tahu hidup adalah gudangnya masalah
Dan akhirat tempat berakhirnya masalah

Ketika kita tak kuat menjadikannya beban maka remuklah kita

Bila kita dapat mengendalikannya dan mempercayakan semua lantaran Tuhan yang menguji kita

Perlahan akan temukan titik terang dan bila kita mengalah dan tak saling menyakiti

Tetapi seolah tak ada hati lagi
Seolah tak ada yang mengerti tentang keadaan yang terjadi

Semua di kendalikan dengan hasrat masing-masing demi membahagiakan satu keluarga

Tak saling memahami
Tak saling belajar
Tentang kondisi dan tak ada pengertian semua di pandang negatif dan tak berpihak

Ya Rabb,
Ya Rabb,
Ya Rabb,
Tenangkanlah hati...
Tenangkanlah jiwa yang kotor ini...
Tenangkanlah pikiran yang menghambat untuk bertindak lebih cepat

Berharap ada yang mengerti tetapi tetap harus mengerti orang lain
Mungkin di takdirkan begitu
Karena mungkin kita lebih kuat dan mengerti tentang kehidupan

Mencoba ikhlas
Tetapi tetap ada yang mengkritik dan mencari salah tentang polos nya diri

Semoga Tuhan kasih yang terbaik dalam hidup
Keinginan ingin bertemu dengan Ayah di surga kelak dan meminta pengertian dan kasih sayang beliau lagi. Aku merindukannya ingin menyusulnya.

Kesyukuran Yang Tak Berbalaskan

Benar kata pepatah jika kita memanfaatkan waktu dan berlomba-lomba mencari sesuatu hal yang membawa manfaat maka segenap waktu di gunakan untuk hal-hal yang membuat diri berkembang dan berguna untuk orang lain

Terasa sekali berkah dan keberkahan waktu yang menyelimuti hari-hari, rasa ingin merangkul semua aktivitas yang bermanfaat untuk orang lain namun kesibukan dengan jadwal yang berdatangan pun takkan mungkin merangkap semua nya pasti ada satu saja yang akan di prioritaskan

Amanah-amanah pun berdatangan dan kepercayaan temanpun menjadikan kita di posisi yang terbaik dengan kejujuran, keikhlasan, serta keinginan untuk menyiarkan dakwah

Aku sangat bersyukur atas apa yang Allah berikan waktu dan kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang yang membuat semangat dan kepedulianku tetap ada hingga saat ini

Rasa keingianku untuk berkumpul di surga dengan Ayahku sesaat terlintas agar menjadi anak yang shalihah dan senantiasa mendoakan beliau
Serta keinginanku yang sedang berusaha menjadi istri yang shalihah untuk suamiku dan anak-anakku agar kelak kami dapat berkumpul di surga dan tersenyum bersama ayah,ibu, suami, anak-anakku, saudara-saudaraku dan mertuaku

Semoga lelahku didunia ini menjadi tabungan di akhirat untukku agar terhindar dari siksaan api neraka, nauzubilahminzalik

-ainunsalimah-

Jumat, 09 Juni 2017

Merayu-Mu Dalam Do'a

Ya Allah...
Engkau lah Allah yang maha pengasih dan maha penyayang
Engkau lah pemilik langit dan bumi serta alam semesta ini
Engkau lah yang mematikan dan menghidupkan kami
Engkau lah Allah yang maha menerima taubat dan memberi syafaat bagi kami

Ya Allah...
*Ampunkanlah segala dosa-dosa yang kuperbuat selama hidupku
*Ampunkanlah segala dosa-dosa kedua orang tuaku ibu dan bapakku
Ya Allah...
*Seandainya engkau matikan kami, maka matikanlah kami dalam keadaan khusnul khotimah
*Masukkanlah kami kedalam golongan ahli surga di surgamu
*Hadirkan lelaki shalih yang dapat membimbingku dan anak-anakku kelak hingga menggapai surgamu
*Hadirkanlah anak-anak generasi rabbani yang selalu mencintai-Mu dan menjadi tauladan rasulmu
*Jadikanlah hamba ini makhluk yang senantiasa bersabar serta bersyukur atas segala apa yang telah engkau berikan
*Jadikanlah diri ini tetap senantiasa bermanfaat bagi insan lainnya
*Hadirkanlah sahabat-sahabat salihah yang dapat meningkatkan ketaatan untuk menuju surgamu

***

(Doa-doa untukmu)

Semakin Kita Sabar Maka Semakin Syaitan Mengganggu

Ketika nampak tiada pertikaian seiring seminggu ramadhan ini
Bukan aku mengharapkan tetapi tiada yang meminta
Kericuhan terdengar, teriakan memekakan telinga dan dentuman detak jantung menggetarkan aliran darah
Itulah seketika emosi memuncak

Sesungguhnya sabar akan menentukan keimanan seseorang
Akan tetapi syeitan senantiasa berusaha untuk mengecoh, menghujat dan mengeluarkan kata-kata yang tak patut di ucapkan

Seketika emosi berdalih-dalih
Dua orang yang terjebak perangkap syeitan pun
Saling melempar argumen dan memberikan kata yang mudorat tidak penting untuk di ucapkan
Hanya kesia-siaan yang terlanjut terdengar

Bagaimana mengendalikan emosi ini ketika berhadapan dengan orang yang kita sayangi dengan emosi nya terhadap kita

Pantaskah kita menjawab yang benar-benar bukan kita yang mengumbar cerita
Akan tetapi ia sendiri yang merangkai cerita dan memaksa kita untuk berdialog sarkasme dengan nya.

Tetapi terasa sesak di dada ketika hujatan itu membenam gumpalan di dada.
Yah yang ku ucapkan istighfar dan memohon agar ia di beri hidayah oleh Allah.

Berilah kesabaran sebesar bumi dan seluas lautan ya rabb.
Agar diri ini terkendali dengan kufur nya nikmat yang sia-sia.

Hujamkan dada ini untuk memohon ampun atas segala kehilafan selagi di bumi Allah ini.

manusia takkan ada yang sesempurna
Akan tetapi ketika kita bisa menahan sabar dan menjadikan diri senantiasa bersyukur kepada-Nya

Itulah hal yang akan terjaga oleh kita.
Aamiin
Semoga makin sabar
Selalu sabar
Dan makin banyak rasa syukurnya kepada Allah

Tragedi (Buka puasa, hari ke 13 ramadhan)

Selasa, 06 Juni 2017

Ungkapan; rasa cinta kasih

Terkadang benak ini berfikir
Kenapa rasa ingin memiliki begitu besar terhadap sesuatu itu dengan cara menatap nya saja tergerak untuk memulai mengungkapkan

Kenapa rasa yang begitu menggebu seolah mengajak untuk becengkramah dengan indahnya jalinan kasih

Aku pikir ini adalah naluri yang berkata
Sebab takkan mungkin Tuhan takdirkan kita dengan logika saja
Tetapi dengan perasaan yang begitu mendalam dengan jalinan kedekatan dalam rasa cinta terhadap seseorang ataupun terhadap sesamanya

Itu yang buat aku yakin bahwa sebenarnya
Kita takkan bisa melawan naluri, naluri ingin memberi, naluri ingin mencintai dan di cintai serta naluri kasih sayang yang membuat kedekatan semakin akrab atau intens.

Mungkin yang sedang aku alami saat ini
Jujur aku takkan bisa mengelak dengan naluri yang tertanam dalam sanubari ini, biarpun aku mengelak namun mungkin sudah waktu nya aku becengkramah dengan kasih sayang yang patut aku berikan kepada seseorang... Ya ku kira naluri itulah yang membawa dedalam alam sadarku.

Semoga naluri ingin mengasihi dan mencintai ini senantiasa tertanam dan menjadikan nya segelintir kebahagiaan dalam kehidupan nantinya.

(Kisahku, 06-06-2017)
Pada waktu cinta itu mulai bersemi dan ungkap hati untuk berjanji saling menyayangi