Memang tak mudah menghilangkan bayangan kenangan yang kadang rindu ia datang menjelma tak terduga, ketika dalam diam dan sunyi sering kali hadir tak di undang.
Biasanya aku hanya mencari sesuatu yang membuatku rindu itu, mungkin otak ini penuh dengan segelumit kesibukan tetapi ada saatnya terlintas bak cuplikan memori yang selalu hadir berjalan bergantian.
Mungkin hadirmu kala itu memberikan keseimbangan dan kelengkapan pada masa itu, namun harus ku akui masa terus menjadi jadi dan berganti lagi, tetapi tetap saja rekaman suaramu tetap menjadi satu kata rindu yang menggema di ingatanku, saat itu menggebunya engkau dan aku.
Aku menyadari kali ini, kenangan tetaplah sesuatu yang telah berlalu dan takkan pernah ku ikuti ataupun ku selami lagi, tetapi pelengkapku kala itu membuatku sadar bahwa kesia-siaan itu akan tiada berarti jika kita tidak bertahan untuk mengukir kenangan ketika bersama.
Perbedaan rasa itulah yang mengembalikanku dalam sesuatu yang berbeda dari jalan cerita hidupku yang lain, tetap saja aku di bayangi rindu, takkan ku hapus itu semua, biar aku yang akan menikmati setiap detik dari hariku yang kuluangkan hanya untuk mereka yang hadir dan mengukir kisah hidup denganku.
Senin, 26 Oktober 2015
Aku Masih Menyimpan Rekaman Suaramu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar