Minggu, 25 Oktober 2015

Lelaki Bersorban Putih

Mungkin ini jodoh atau kebetulan saja tetapi aku tetap berprasangka baik kepada-Nya. Dan lucunya hari-hariku semakin bermakna semenjak hadirnya yang semakin buat hidupku berwarna, mungkin karena nasihatnya, atau mungkin kharismatik yang ia miliki membuatku kagum dan terus menyebutnya. Sosok ia lah sejujurnya yang ingin ku miliki, karena dalam sikapnya, tuturnya, gaya bicaranya, dan bahasa tubuhnya pun sangat membuatku nyaman.
Entah sampai kapan aku bisa hanya untuk mengaguminya bermimpipun untuk hidup bersamanya pun aku biasa terlintas tetapi mimpi bolehkah indah? Aku selalu berharap Tuhan memberikan semua hal yang terbaik dan memberi pelajaran berharga dalam hidupku ini. Memang aku takkan menyerah dengan takdir. Aku hanya ingin mengubah nasibku ketika Ia mengizinkan aku untuk terus dekat dan memperlakukanmu dengan sebaik-baiknya.
Jujur dalam doaku aku terus menyebut namamu agar Tuhan menjadikan kita jodoh.
Tetapi yakin bila bukan engkau nantinya namun tetap aku berharap pasti. Engkaulah lelaki bersorban yang akan menuntunku dan aku yang menemanimu...
Engkau yang akan nantinya melindungiku, aku yang nantinya akan terus bersamamu.
Sampai saat ini aku masih menyebutmu, dan tetap akan mengaggumimu.
Karna engkau layak untuk itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar