Rabu, 26 Maret 2025
NAHAN HATI, SAKIT DAN PEDIH
Selasa, 12 November 2024
PUISI | MELIHAT DARI CERMIN
PUISI | ANAKKU, GURU DI HATIMU
Minggu, 14 Juli 2019
Menjaga Amanah dan Berproses Menjadi yang Terbaik
Sangat bersyukur dengan takdir yang Allah berikan padaku
disaat diri ini ingin terus berbenah diri, saat itu pula Allah hadiahkan amanah terindah yang harus dijaga
beratus orang yang tak saling mengenal harus mampu dalam waktu setahun untuk membuat pribadi masing individu menjadi manusia yang lebih baik, membuatnya menjadi berlian itu tak mudah apalagi jikalau berliannyapun jauh dari kata sempurna
hanya berharap pada Allah, semoga diri ini mampu mengemban tugas yang telah di berikan karena kepercayaan pada kita
dan sayapun bisa mengatasi dan melewati itu semua
pertimbangan tak mudah, dengan kondisi suamu dan ananda yang masih sangat butuh perhatian dan kasih sayang
semoga itu tak layak mengganggu aktivitas seperti biasanya
jauh dari kata ingin kekuasaan, ternyata Allah sudah tahu niat dalam hati ini, agar diri ini menjadi hamba yang berguna bagi insan lainnya
menolong sesama bukankah itu sifat yang di sukai Allah, selebihnya hidarkanlah dari sifat ujub, iri hati dan sombong ya rabb
tetap kokohkan hati ini, karena ini salah satu ladang dakwah untuk ummat
keinginan ini, mudah2an saya dapat memberikan edukasi dengan kesantunan dan kasih sayang terhadap siswa dan wali murid, sehingga terciptalah kondisi yang harmonis mampu menjadi penengah kekeruhan dan menjadi pribadi penyenang dan penyabar dalam mengambil tindakan
semoga diri ini di hindarkan dari hal2 yang mempermalukan diri sendiri, menjadi diri sendiri dan tetap mengutamakan kepentingan bersama
(1:12, merelaxsasi diri)
Kamis, 04 April 2019
Kurikulum Daneen Khadijah Rahman
Kurikulum Daneen Khadijah Rahman
Jumat, 17 Agustus 2018
Target Yang Harus Dicapai Selama Tumbuhkembang Daneen❤
(Bismillahirrahmanirahim)
1. Mengajari Agar Dapat Bicara
2. Mengajari Agar Dapat Membaca
3. Mengajari Agar Dapat Menulis
4. Mengajari Agar Dapat Berhitung
5. Mengajari Agar Dapat Baca Iqro
6. Mengajari Agar Dapat Baca Al-Quran
7. Mengajari Agar Dapat Hafal Doa Sehari-Hari
8. Mengajari Agar Dapat Hafal Hadits-Hadits
9. Mengajari Agar Dapat Hafal Surah-Surah Pendek
10. Mengajari Agar Dapat Sholat Fardhu Dengan Baik dan Benar
11. Mengajari Agar Dapat Berdagang
12. Mengajari Agar Dapat Bersedekah
13. Mengajari Agar Dapat Mandiri
14. Mengajari Agar Dapat Berakhlak Karimah
15. Mengajari Agar Dapat Memasak
16. Mengajari Agar Dapat Mencuci
17. Mengajari Agar Dapat Beres Rumah
18. Mengajari Agar Dapat Makan Sendiri
19. Mengajari Agar Cium Tangan Orang Tua dan Mengucap Salam
20. Mengajari Agar Berteman dengan baik menghindari Permusuhan
21. Mengajari Agar Dapat Berbagi
22. Mengajari Agar Berterima Kasih
23. Mengajari Agar Menghormati
24. Mengajari Agar Patuh
25. Mengajari Agar Lemah Lembut
26. Mengajari Agar Menahan Amarah
27. Mengajari Agar Tolong Menolong
28. Mengajari Agar Dapat Menabung
29. Mengajari Agar Dapat Memberi
30. Mengajari Agar Dapat Menghargai Waktu
Sabtu, 15 Desember 2018
Fisik Bahagia Hati Menjerit Derita
Ya rabb, sungguh hamba tak kan kuat sungguh hamba lemah tanpa kekuatan mu,
cobaan ini bertahun-tahun ku lalui sangat membuatku kuat
walaupun kupastikan setiap tragedi itu terjadi banyak hati, batin terluka
rasa tak kuat ya rabb...
rasa tak kuat ya rabb...
rasa tak kuat ya rabb...
menahan bara nya api dari kesabaran pedih, dan perihnya jiwa dan raga
ya rabb...
sungguh nikmat dari kesabaran sangatlah menguras tenaga,
lelah aku di buatnya ya rabb
seperti terenyah-ennyah aku di buatnya, rasa ingin mati shaja,
takut akan terlalu banyak dosa lagi, dan lagi yang sudah di perbuat
tak ada yang dapat menolongku ya rabb...
kecuali sekenario dan keajaiban yang telah engkau gariskan kepada hambamu ini
berharap sekenario ini indah dan bahagia didunia maupun di akhirat nanti
(duka mendalam, 15/12/2018)
Jumat, 14 September 2018
Kepahitan Menelan Takdir Tak Berkesudahan
Terkadang sakit menahan sabar, tetapi Allah sudah janjikan pahala di dalam sabar
Terkadang sedih dengan takdir, yang membuat kehidupan bagaikan terombang ambing tak bernahkoda, karena tak ada panutan lagi untuk di jadikan acuan
Begitu kerasnya tamparan nasib yang menjalar kisah kehidupan ini, sebentar di beri bahagia, sebentar di beri kepahitan bergumam di lubuk hati yang dalam
Berharap hidup ini bahagia, aman dan tentram
Namun nyatanya itu semua sulit untuk di gapai
Karena lagi-lagi hidup ini untuk di uji... di uji... dan di uji...
Kadang jiwa ini berontak tak habis pikir dengan takdir, bersamaan dengan nasib yang sedikit membuat hati luka dan bergumam lara
Rasa ingin ku hempaskan piring-piring yang tersusun rapi di lemari
Tetapi sayang itu hanya sekedar luapan hampa tak berujung jalan
Terasa tersesat saat gejolak emosi meradang menganga, pada akhirnya berujung penyesalan
Tetapi saat berlangsung, hari demi hari serta waktu berlalu begitu saja tak beranjak maju, malah membebani, memberatkan hati dan pikiran
Doa-doa senantiasa di panjatkan agar kehidupan berangsur lebih baik dari sebelumnya
Namun, tetap sama bahkan lebih egois untuk sebuah rasa kasih sayang dalam kedekatan emosional
Ya rabb...
Tak henti-henti berdoa agar kehidupan ini sejatinya untuk akhirat sama-sama mengingatkan bukan untuk menyakiti hati dan membebankan pikiran
Selaraslah hidup ini, lagi lagi aku akan menunggu hikmah namun saat proses itu terjadi terkadang akupun tak sadarkan diri dengan tingkah ini yang garang bak macan hutan menerkam mangsa
Ini luapan kegetiran hati yang belum bisa menerima kenyataan
Tentang kenyamanan hati.
-ainunsalimah-
Sabtu, 11 Agustus 2018
Dalam Kehampaan Bergelimang Dosa (Dirumahku)
Makin tak jelas arah kehidupan ini, semakin keliatan tak bahagia ketika kebahagiaan itu jelas ada
Pikiran yang di kendalikan amarah
Hati yang tak saling mencinta
Penyebab pembenci selalu berkoar-koar menyulut api
Mendendam dalam jiwa
Mengungkit-ungkit problema
Sehingga kelihatan kacau balau
Mencoba mendekat dengan sang ilahi
Malah lebih dekat dan semakin dekat
Tetapi malah hal terburuk itu hadir dan menginjak-injak otak ini
Semakin gila di buatnya
Semakin lelah hati ingin menyerah
Menyerah dengan kehidupan
Sempat depresi
Bagaimana kekacawan ini bisa terjadi di dalam kehidupan
Terdekatku
Berat sekali ya rabb
Ujian ini semakin berat di lalui ketika aku berada di dalam rumah
Seolah kau cabik isi otakku sehingga aku kalap dalam bertindak
Kenapa?
Kau pertahankan ujian ini ya rabb melekat kepadaku
Semakin kuat aku bersabar, menahan perih tak terima dengan kekecewaan kehidupan ini
Semakin kau buat aku kuat, terlihat kuat di mata orang lain yang memandangku
Seolah hidupku bahagia, senang dan bermartabat
Padahal dalam hatiku hancur, luka ini terus menganga karena hari-hariku penuh dengan rasa kekecewaan ketika aku berada di dalam rumah
Ketika berhadapan dengan orang lain
Hatiku dapat belajar dan menyimak kebahagiaan dan penderitaan orang lain
Tetapi aku sendiri tak dapat mengendalikan kehidupanku di dalam rumahku
Serasa benci kenapa Allah takdirkan keadaan yang memaksa untuk aku bersabar lebih hebat lagi
Selagi hidupku di dalam rumahku sendiri aku tetap merasakan kekecewaan atas takdir yang takkan mungkin hilang sampai mati
Sehingga dosa-dosaku ini terus mengalir karena ketidaksabaranku menghadapi isi-isi dalam rumahku
-ainunsalimah-
Sabtu, 21 Juli 2018
Proses Panjang dalam Problematika Kehidupan
Tiap manusia di beri Allah ujian-ujian
Ujian yang menguatkan ataupun melemahkan
Bagi mereka yang tak sabar akan ujian itu ia akan berontak dan anarkis terhadap pengingkaran janji Allah
Padahal pahala ujian kesabaran sangatlah besar
Tetapi ketidaksabaran dalam menyikapi hidup itulah yang justru mendatangkan permasalahan baru dalam kehidupan
Itu yang menjadikan hidup tidak sehat akibat pikiran negatif yang terus masuk mempengaruhi pemikiran kita
Ada yang di benci, di hina, di kucilkan dan di pandang rendah oleh sebagian orang yang tak punya nurani
Ada juga ujian bagi mereka yang tamak, haus akan pujian, riya, sombong dan angkuh
Itu lumrah dalam hati manusia
Kecuali hati orang-orang yang senantiasa tawakal kepada Allah
Memandang hal yang seperti itu berharap dunia hanya tempat persinggahan dan hanya sementara
Sifat-sifat tercela bukan lah solusi untuk manusia menjadi manusia yang bermartabat dan bersyafaat di yaumil kelak
Tetapi sifat qonaah dan rendah hatilah yang mampu membawa keharmonisan dalam mencari ridho Allah dan senantiasa dekat dengan Allah
Manusia memang harus mengalah dalam segi emosi khususnya kesabaran karena diposisi itu manusia dapat mengambil hikmah dan meneladani kisah yang tertuang dalam permasalahan dalam hidupnya
Sebagaimana pahala dari ujian kesabaran sangatlah besar
Maka dari itu haruslah benar-benar menelan pahit dari buah manisnya kesabaran
Perumpamaan inilah yang terus di tekankan tiap kali menghadapi problematika dalam kehidupan
-ainunsalimah
Rabu, 13 Juni 2018
Gejolak Pesan Cinta
Makin hari entah bagaimana Tuhan hadirkan ujian hidup untuk ummatnya
Setelah menyelami lebih dalam rasa untuk tetap berdiri kokoh perlahan-lahan mulai lelah dan terpincang-pincang menapakinya
Seolah sulit menyatukan argumentasi dalam beberapa sisi semua terlihat jelek dan tak sepaham
Kekecewaan serta lontaran kasar terlempar bak sampah yang tertiup anging dan sengaja di lemparkan ke wajah
Semakin rumit kekuatan sabar senantiasa diazam kan
Kekuatan syukur tak henti-henti terucap dan terlaksana
Berharap kehidupan kedepannya lebih baik
Tetapi ekspetasi berbeda dengan realita
Kesalahpahaman senantiasa menyelimuti entah bagaimana masalahnya
Yang aku tahu hidup adalah gudangnya masalah
Dan akhirat tempat berakhirnya masalah
Ketika kita tak kuat menjadikannya beban maka remuklah kita
Bila kita dapat mengendalikannya dan mempercayakan semua lantaran Tuhan yang menguji kita
Perlahan akan temukan titik terang dan bila kita mengalah dan tak saling menyakiti
Tetapi seolah tak ada hati lagi
Seolah tak ada yang mengerti tentang keadaan yang terjadi
Semua di kendalikan dengan hasrat masing-masing demi membahagiakan satu keluarga
Tak saling memahami
Tak saling belajar
Tentang kondisi dan tak ada pengertian semua di pandang negatif dan tak berpihak
Ya Rabb,
Ya Rabb,
Ya Rabb,
Tenangkanlah hati...
Tenangkanlah jiwa yang kotor ini...
Tenangkanlah pikiran yang menghambat untuk bertindak lebih cepat
Berharap ada yang mengerti tetapi tetap harus mengerti orang lain
Mungkin di takdirkan begitu
Karena mungkin kita lebih kuat dan mengerti tentang kehidupan
Mencoba ikhlas
Tetapi tetap ada yang mengkritik dan mencari salah tentang polos nya diri
Semoga Tuhan kasih yang terbaik dalam hidup
Keinginan ingin bertemu dengan Ayah di surga kelak dan meminta pengertian dan kasih sayang beliau lagi. Aku merindukannya ingin menyusulnya.
Kesyukuran Yang Tak Berbalaskan
Benar kata pepatah jika kita memanfaatkan waktu dan berlomba-lomba mencari sesuatu hal yang membawa manfaat maka segenap waktu di gunakan untuk hal-hal yang membuat diri berkembang dan berguna untuk orang lain
Terasa sekali berkah dan keberkahan waktu yang menyelimuti hari-hari, rasa ingin merangkul semua aktivitas yang bermanfaat untuk orang lain namun kesibukan dengan jadwal yang berdatangan pun takkan mungkin merangkap semua nya pasti ada satu saja yang akan di prioritaskan
Amanah-amanah pun berdatangan dan kepercayaan temanpun menjadikan kita di posisi yang terbaik dengan kejujuran, keikhlasan, serta keinginan untuk menyiarkan dakwah
Aku sangat bersyukur atas apa yang Allah berikan waktu dan kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang yang membuat semangat dan kepedulianku tetap ada hingga saat ini
Rasa keingianku untuk berkumpul di surga dengan Ayahku sesaat terlintas agar menjadi anak yang shalihah dan senantiasa mendoakan beliau
Serta keinginanku yang sedang berusaha menjadi istri yang shalihah untuk suamiku dan anak-anakku agar kelak kami dapat berkumpul di surga dan tersenyum bersama ayah,ibu, suami, anak-anakku, saudara-saudaraku dan mertuaku
Semoga lelahku didunia ini menjadi tabungan di akhirat untukku agar terhindar dari siksaan api neraka, nauzubilahminzalik
-ainunsalimah-
Rabu, 14 Maret 2018
Indahnya Jadi Seorang Ibu
Tak terasa kandungan sudah 15 minggu
Sesuatu yang terindah Allah hadirkan janin yang menjadi amanah memberikan bekal untuk generasi penerus nanti menjadi generasi yang taat dan beriman kepada Allah SWT, mencintai Allah meneladani Rasulullah SAW.
Hari-hari di lalui berlalu begitu saja, senantiasa mendoakan ananda yang ada di dalam perut ini agar senantiasa kelak terlahir dengan sempurna, selalu mencintai Al-Quran berbalut kasih dalam kesabaran, penenang hati kedua orang tua dan panutan bagi insan lain.
Digolongkan orang-orang yang shalih/shalihah di jaga Allah tiap langkahnya
Semoga lahirnya engkau kelah anandaku mampu membanggakan keluarga dan orang tuamu
Sehat-sehat ananda, ibu dan ayah terus berjuang untukmu agar kelak engkau menjadi orang yang bermanfaat.
Ya rabb...
Mudahkanlah
Lancarkanlah
Proses kelahiran anandaku kelak
Balutlah ia dengan kasih sayang dalam dekapan-Mu
Jadikanlah ia anak penentram hati ibu dan ayah, penyejuk hati kami.
(HAMAS HASBALLLAH RAHMAN) BIN AKHIRUDIN
(AYASHA KHADIJAH RAHMAN) BIN AKHIRUDIN
Sabtu, 16 Desember 2017
Sebut Aku Duka
Kedukaan
Kekecewaan
Kegundahan
Kegagalan
Itu hanya proses dari sebuah misteri kehidupan
Kita di padu padankan dengan segenap asa dan rasa dari sebuah rahasia yang tersembunyi di dalam diri maupun waktu yang bersemayam
Letakkan dirimu di sesuatu tempat yang nantinya membuatmu bebas menikmati hari-hari dengan penuh kesyukuran
Letakkan dirimu pada sesuatu yang membuatmu menjadi berharga dan bernilai ketika sesuatu itu engkau kerjakan dengan penuh kebahagiaan
Letakkan dirimu pada sesuatu posisi dimana engkau dapat mengubahnya dan membuat sesuatu itu menjadi lebih baik di kemudian hari
Intinya bernilai dan brilian nya dirimu
Ketika engkau mampu melekakkan sesuatu itu di saat yang tepat
Dan engkaupun memahami bahwa yang Kuasa telah memilihmu dari milyaran manusia di bumi
Dan engkau yang beruntung
(Motivasi Hati)
-ainun salimah-
Sabtu, 04 November 2017
Puncak Itu Indah Kawan!
Bagaimana pijakkan kaki
Yang mulai menapaki
Tangga demi tangga
Yang menjulang tinggi
Untuk kita daki
Satu persatu
Dengan satu tarikan nafas
Untuk menaiki tingkat
Demi tingkat tangga yang berjejer
Menggeliuk
Melalui panorama dengan dengkuran nafas
Yang terenyah-enyah dengan semangat membara
Terkadang sudah menapaki pertengahan anak tangga
Melirik ke bawahpun tak jadi sesalan
Walaupun sedikit takut merelakan bulu kuduk merinding di terjang sedikit angin
Tetapi sesaat menapaki puncak teratas
Rasa takjubmu akan keindahan-Nya
Sungguh membuat bahagia di hatimu
Sungguh membuat terpukau dan terlena sementara lelahmu berbayar
Karunia yang ia berikan
Membuatmu belum seberapa
Ia yang menciptakan selayaknya kita terus cintai dan hati kecil selalu bersyukur dalam kemurahan hati, kelapangan jiwa dan membuatmu berarti dalam kubangan kebaikan (Puncak Mu)
-ainun salimah-
Rabu, 21 Juni 2017
Takdir Bisa Menguatkan Bisa Sangat Melemahkan
Semakin mendekati hari keegoisan diri perlahan menguap tak terarah
Kelembuatan dan kebijaksanaan dari sikap dan tuturpun tak terbendung bagai sebuah coretan sebuah kertas mengungkap kekesalan di dalamnya
Entah itulah manusia yang di kendalikan akal dan pikirnya
Merawat nafsu bergumpal di dada perlahan menjadi keegoisan dalam diri
Tak mengira ia akan sekeras dan pasrah seperti ini
Jalan yang di ambilpun tak ubahnya keluh berujung jalan buntu
Nasib bagaikan jalan hidup penuh liku dan rintangan di dalam nya
Pengendalian diripun sangat sulit ketika keinginan tak sesuai dengan harapan
Semoga ini menjadi jalan terbaik
Awal dari kerasnya kisah kehidupan
Membawa hikmah yang mendalam
Mengubahnya menjadi suatu pelajaran
Karena kekurangan di dalam diri sangatlah banyak
Takkan mungkin kita leluasa dengan diri menonjolkan keegoisan diri
Tak ingin mengalah dan bahkan berbuat semaunya
Mudah-mudahan hati dan pikiran ini tetap terjaga dalam pengawasaanmu
Dan semoga tak ada lagi cercaan dan keluh yang keluar dari mulut ini
Semoga terus terus memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi
Ego, -ain-
Minggu, 11 Juni 2017
Perjalanan Kisah dalam Kehidupan
Sedikit gemuruh di dada ketika ada orang yang membandingkan kehidupan dirinya lebih istimewa di banding yang lainnya
Tetapi kenapa kita harus menciut dengan perkataan yang tak hayal hanya fatamorgana yang suatu saat Allah akan ambil nikmat dari-Nya
Setiap orang memiliki kadar kehidupannya masing-masing dan menluruskan kesulitan dalam hidupnya sesuai dengan kesanggupan mereka
Sebenarnya orang yang membandingan itu hanya sekedar memberi lisan yang tak bermakna, tak menjaga dan belum paham bagaimana bersyukur dengan tidak menyombongkan apa yang sudah Allah titipkan padanya
Tetapi seringkali manusia tak sadar akan hal bahayanya lisan ketika tidak terjaga
Untuk menetralisir hujatan sehingga tak menjadi beban pikiran setidaknya kitapun yang menerima informasi tak langsung percaya dengan hal tersebut
Karena bisa jadi Allah sedang menguji kita dengan di hadapkan orang dan perangai yang seperti itu
Tetaplah pada pendirian dan keimanan kita sehingga sabar dan bersyukurlah sebagai salah satu tombak kehidupan kita untuk lebih menikmati kuasa Allah benar-benar nikmat yang tak terhingga dari seisi bumi lainnya.
(Kendalikan diri dalam sabarmu, ain/11-7-17)
Jumat, 09 Juni 2017
Merayu-Mu Dalam Do'a
Ya Allah...
Engkau lah Allah yang maha pengasih dan maha penyayang
Engkau lah pemilik langit dan bumi serta alam semesta ini
Engkau lah yang mematikan dan menghidupkan kami
Engkau lah Allah yang maha menerima taubat dan memberi syafaat bagi kami
Ya Allah...
*Ampunkanlah segala dosa-dosa yang kuperbuat selama hidupku
*Ampunkanlah segala dosa-dosa kedua orang tuaku ibu dan bapakku
Ya Allah...
*Seandainya engkau matikan kami, maka matikanlah kami dalam keadaan khusnul khotimah
*Masukkanlah kami kedalam golongan ahli surga di surgamu
*Hadirkan lelaki shalih yang dapat membimbingku dan anak-anakku kelak hingga menggapai surgamu
*Hadirkanlah anak-anak generasi rabbani yang selalu mencintai-Mu dan menjadi tauladan rasulmu
*Jadikanlah hamba ini makhluk yang senantiasa bersabar serta bersyukur atas segala apa yang telah engkau berikan
*Jadikanlah diri ini tetap senantiasa bermanfaat bagi insan lainnya
*Hadirkanlah sahabat-sahabat salihah yang dapat meningkatkan ketaatan untuk menuju surgamu
***
(Doa-doa untukmu)
Semakin Kita Sabar Maka Semakin Syaitan Mengganggu
Ketika nampak tiada pertikaian seiring seminggu ramadhan ini
Bukan aku mengharapkan tetapi tiada yang meminta
Kericuhan terdengar, teriakan memekakan telinga dan dentuman detak jantung menggetarkan aliran darah
Itulah seketika emosi memuncak
Sesungguhnya sabar akan menentukan keimanan seseorang
Akan tetapi syeitan senantiasa berusaha untuk mengecoh, menghujat dan mengeluarkan kata-kata yang tak patut di ucapkan
Seketika emosi berdalih-dalih
Dua orang yang terjebak perangkap syeitan pun
Saling melempar argumen dan memberikan kata yang mudorat tidak penting untuk di ucapkan
Hanya kesia-siaan yang terlanjut terdengar
Bagaimana mengendalikan emosi ini ketika berhadapan dengan orang yang kita sayangi dengan emosi nya terhadap kita
Pantaskah kita menjawab yang benar-benar bukan kita yang mengumbar cerita
Akan tetapi ia sendiri yang merangkai cerita dan memaksa kita untuk berdialog sarkasme dengan nya.
Tetapi terasa sesak di dada ketika hujatan itu membenam gumpalan di dada.
Yah yang ku ucapkan istighfar dan memohon agar ia di beri hidayah oleh Allah.
Berilah kesabaran sebesar bumi dan seluas lautan ya rabb.
Agar diri ini terkendali dengan kufur nya nikmat yang sia-sia.
Hujamkan dada ini untuk memohon ampun atas segala kehilafan selagi di bumi Allah ini.
manusia takkan ada yang sesempurna
Akan tetapi ketika kita bisa menahan sabar dan menjadikan diri senantiasa bersyukur kepada-Nya
Itulah hal yang akan terjaga oleh kita.
Aamiin
Semoga makin sabar
Selalu sabar
Dan makin banyak rasa syukurnya kepada Allah
Tragedi (Buka puasa, hari ke 13 ramadhan)
Selasa, 06 Juni 2017
Ungkapan; rasa cinta kasih
Terkadang benak ini berfikir
Kenapa rasa ingin memiliki begitu besar terhadap sesuatu itu dengan cara menatap nya saja tergerak untuk memulai mengungkapkan
Kenapa rasa yang begitu menggebu seolah mengajak untuk becengkramah dengan indahnya jalinan kasih
Aku pikir ini adalah naluri yang berkata
Sebab takkan mungkin Tuhan takdirkan kita dengan logika saja
Tetapi dengan perasaan yang begitu mendalam dengan jalinan kedekatan dalam rasa cinta terhadap seseorang ataupun terhadap sesamanya
Itu yang buat aku yakin bahwa sebenarnya
Kita takkan bisa melawan naluri, naluri ingin memberi, naluri ingin mencintai dan di cintai serta naluri kasih sayang yang membuat kedekatan semakin akrab atau intens.
Mungkin yang sedang aku alami saat ini
Jujur aku takkan bisa mengelak dengan naluri yang tertanam dalam sanubari ini, biarpun aku mengelak namun mungkin sudah waktu nya aku becengkramah dengan kasih sayang yang patut aku berikan kepada seseorang... Ya ku kira naluri itulah yang membawa dedalam alam sadarku.
Semoga naluri ingin mengasihi dan mencintai ini senantiasa tertanam dan menjadikan nya segelintir kebahagiaan dalam kehidupan nantinya.
(Kisahku, 06-06-2017)
Pada waktu cinta itu mulai bersemi dan ungkap hati untuk berjanji saling menyayangi
Jumat, 28 April 2017
Masa Indah Penantian; Berbalut Doa-doa
Mungkin ini yang dirasa berbeda...
Apakah aku saja yang merasakan bahagia bercampur haru dimana menanti detik-detik takdir yang telah engkau tetapkan dalam laul mahfuzmu ya Rabb...
Semoga engkau senantiasa memberkahi dan merahmati niat kami
Semoga kami bersama menjalin surga kelak di akhir hayat kami
Semoga keturunan kami kelak senantiasa dekat dengan-Mu dan senantiasa dekat dengan Al-Quran dan mencintai sesama berjalan di jalan dakwah.
Semoga keturunan kami kelak senasab keluarga kami nantinya di pertemukan kembali di surga.
Ya Rabb...
Semoga kelak aku menjadi istri yang shalihah yang taat pada suami dan mengasihi anak kami dan keluarga kami.
Semoga diri ini senantiasa istiqomah dan mengajarkan banyak kebaikan untuk semua orang.
Semoga diri ini bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Ya Rabb...
Banyak sudah untaian doa yang tersurat...
Tak banyak ingin yang senantiasa kuhujamkan di hati ini.
Hanya ingin menjadi yang terbaik bagi mereka yang berada di dekatku.
(Qalbu, 28/5/2016)
-ain-